Jenis-jenis UPS dan Cara Kerjanya

UPS (Uninterruptible Power Supply) adalah perangkat elektronik yang berfungsi sebagai sumber daya cadangan ketika terjadi pemadaman listrik atau fluktuasi tegangan. Dalam situasi seperti itu, UPS dapat memberikan daya listrik sementara untuk menjaga agar perangkat elektronik tetap hidup dan data tetap tersimpan dengan aman. UPS tersedia dalam berbagai jenis dan ukuran yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan spesifik pengguna.

Cara Kerja UPS secara Umum

Cara kerja UPS secara umum adalah dengan menyimpan energi listrik dalam baterai, dan kemudian mengeluarkannya saat terjadi pemadaman listrik atau fluktuasi tegangan. Ketika listrik normal, UPS terus mengisi baterai, sehingga siap digunakan saat dibutuhkan. Beberapa jenis UPS memiliki fitur tambahan seperti voltage regulation dan surge protection untuk menjaga tegangan stabil dan melindungi perangkat dari lonjakan arus listrik yang berbahaya.

Jenis-Jenis UPS

Dalam artikel ini, akan dibahas beberapa jenis UPS dan cara kerja masing-masing.

1. Offline UPS

Jenis UPS yang paling umum adalah Offline UPS atau Standby UPS. UPS jenis ini memiliki baterai internal yang dapat memberikan daya ketika terjadi pemadaman listrik. Cara kerjanya adalah dengan memonitor tegangan listrik masuk. Saat tegangan listrik rendah atau terputus, UPS akan secara otomatis beralih ke baterai dan mengeluarkan daya listrik. Waktu beralih biasanya sekitar 2-4 milidetik, sehingga perangkat elektronik tidak akan mati.

2. Line Interactive UPS

Selanjutnya adalah Line Interactive UPS. UPS ini memiliki fitur tambahan, yaitu automatic voltage regulation (AVR). AVR berfungsi untuk menstabilkan tegangan listrik masuk dan keluar, sehingga mencegah kerusakan pada perangkat elektronik. Jika tegangan listrik masuk rendah atau terputus, UPS akan mengambil daya dari baterai. Jika tegangan listrik masuk tinggi, UPS akan menggunakan AVR untuk menurunkan tegangan listrik.

3. Online UPS

Jenis UPS yang paling canggih dan mahal adalah Online UPS. UPS ini terus-menerus mengambil daya dari baterai dan mengonversinya menjadi daya listrik AC yang stabil dan bersih. Online UPS memiliki filter yang membersihkan listrik dari gangguan dan noise, sehingga cocok digunakan untuk perangkat elektronik yang sangat sensitif seperti server dan sistem komputer besar.

Itulah beberapa jenis UPS dan cara kerjanya. Dalam memilih UPS, pertimbangkan kebutuhan spesifik Anda, seperti waktu backup, kapasitas daya, dan jenis perangkat elektronik yang akan digunakan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *